Petani Tambak Kota Tarakan kembangkan budidaya udang Vaname

Tarakanmitraindonesianews.com Melihat harga komoditi udang yang belum bersahabat di Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara pada umumnya, membuat banyak petani tambak saat ini beralih mengembangkan budidaya udang Vaname.

Salah satu petani tambak yang juga tergabung dalam Gerakan Bela Petani Tambak kota Tarakan Sapri menjelaskan, budidaya udang vaname ini mulai digelutinya sejak 5 bulan lalu, saat harga udang windu size menurun derastis.

“Sebenarnya kita juga masih menantikan penelitian dan hasil kunjungan dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri dan juga Kementrian Kelautan dan Perikanan terkait permasalahan harga udang kita di Kaltara, tetapi tidak ada salanya kita mencoba merambah udang Vaname yang memang keuntungnnya juga lumayan”, jelas Sapri kamis (1/10/2019) Kepada mitraindonesianews.com

Sapri menambahkan, udang jenis vaname ini banyak di konsumsi karena memiliki banyak gizi yang baik untuk tubuh. Selain memiliki banyak gizi udang dengan jenis ini juga memiliki rasa yang gurih apabila di makan dengan di masak dengan bermacam – macam resep.

“Soal harga, harga udang vaname sendiri yaitu Rp. 72.000 sampai Rp 82.000 untuk 1 kg nya, kalau di kota Makassar bisa mencapai Rp. 85.000/kg”, tinggal kita bagaimana cara mengirim kesana”. Ungkap Sapri.

Sapri berharap, usaha udang Vaname ini bisa mengembalikan kejayaan para petani tambak, sembari menantikan hasil kunjangan  Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau (KPPU) untuk mencari tahu penyebab problematika harga udang di tengah mahalnya Dollar.

(TAJUDDIN)