Masyarakat Desa Pesse Panik dan mulai jenuh dengan Covid-19

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

Soppeng, mitraindonesianews.com – Terkait dengan meningkatnya dugaan yang terkonfirmasi Covid-19 baru-baru ini di Desa Pesse, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, sehingga banyak masyarakat yang panik dengan penuh tanda tanya tentang wabah Virus Corona yang semakin meningkat di Kabupaten Soppeng.

Menurut salah satu tokoh masyarakat di Dusun Ukke,e Desa Pesse  yang tidak ingin di sebutkan namanya oleh awak media ini mengatakan, kalau mau bicara Virus Corona sebagian masyarakat di Desa Pesse khususnya Dusun Ukke,e merasa panik dan bingung bahkan sudah mulai jenuh, di karenakan selama ada Corona tidak ada lagi penyakit lain hanya Corona saja, Kalau ada yang batuk-batuk, bersin, flu demam, mag, bahkan penyakit gula kalau di Revid teks lansung Corona tidak ada lagi penyakit lain ada apa…?. ucapnya

“Di ucapkanya lagi, yang sangat membingunkan adanya lagi di sebut orang tampa gejalah OTG, di karenakan orang masih sehat di sebut lagi Corona  bahkan baru pulang dari sawahnya beraktifitas setelah di Revid teks Corona lagi, dan menurut pengakuan masyarakat yang pernah terjangkit  Corona selama menjalani perawatan dan alhamdulillah telah di nyatakan sembuh, mereka hanya di berikan Vitamin untuk di konsumsi setiap hari. maka dari itu kenapa pemerintah tidak menganjurkan saja kepada seluruh masyarakat untuk mengkonsumsi  Vitamin setiap hari supaya tidak lagi menyebar ke masyarakat, kalau ada yang di duga Corona di karangtina mandiri lalu di berikan Vitamin supaya tidak ada dusta di antara kita. menurutnya

“Di tempat berbeda Patmawati selaku Kepala Desa Pesse, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng menjelaskan kepada wartawan di kediamanya, selasa (28/7/2020) untuk sementara kepalaku ini sangat pusing sekali, terkait dengan adanya positif Corona di warga Desa Pesse ini, padahal saya selalu menghimbau bahkan selalu teriak-teriak ke warga agar selalu mengikuti anjuran dari pemerintah hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun, pakai masker, dan selalu melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga”.

Bahkan sebagian aparat Desa melakukan lagi penyemprotan disinfektan hari ini di Dusun Ukke,e terhubung dengan adanya lagi warga tiba dari makassar  atas nama Andi Burhanuddin dengan Hj Mursalyani, yang lansung menelpon mengatakan bu,Desa tolong seprot itu rumahku karena mau ke sana dan biar saya melakukan isolasi mandiri,  setelah menerima telponya saya sangat bingung di terima salah tidak di terima juga salah pokoknya maju kena mundur kena. keluhnya.

(FM)