Meski Kelebihan Muatan, Truk Pengangkut Tebu Bebas Melanggeng Di Takalar

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

Takalar, mitraindonesianews.com — Truk pengangkut tebu sepertinya tidak mendapatkan halangan apapun ketika melintas di jalan poros kabupaten Takalar. Meski Kelebihan Muatan dan membahayakan pengguna jalan, truk tersebut tetap bebas lalulalang.

Senin, 10 Agustus 2020, salah satu truk bermuatan lebih yang mengangkut tebu sempat terlihat oleh wartawan, melintas di jalan poros Takalar. Truk tersebut melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi dari arah kota Takalar menuju Palleko.

Ketua LSM BAKIN, Nursalam kepada media juga melihat mobil pengangkut tebu tersebut saat berpapasan tepat di depan Toserba Berdikari.

” Truk tersebut berpapasan dengan saya tepat didepan Berdikari…” Ungkap Salam. (11/8/2020).

Belum jelas, mengapa truk dengan muatan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan tersebut tidak ditahan oleh Satlantas Polres Takalar maupun Dinas Perhubungan Kab. Takalar. Padahal, truk tersebut diduga kuat telah menyalahi peraturan yang berlaku.

Lanjut dikatakan Salam sapaan akrabnya, dia pun menyinggung izin operasi Penyelenggaraan Angkutan Barang Khusus yang dilakukan oleh Mobil Truk pengangkut tebu yang ingin dibawa ke perusahaan Pabrik gula yang beralamat di Palleko.

” Kami akan segera melakukan kroscek dan Pertanyakan kepada Dinas Perhubungan kab. Takalar mengenai izin Penyelenggaraan Angkutan Barang Khusus yang telah diatur dalam Peraturan menteri perhubungan no Pm 60 Tahun 2019 yang dijelaskan pada pasal 41 ayat 1 apakah izinnya ada atau tidak”, jelas Nur salam.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kab. Takalar yang dihubungi oleh awak media ini melalui pesan WhatsApp belum berhasil hingga berita ini diturunkan. (*)