Pergi Melaut, Seorang Nelayan Mamuju Utara Dilaporkan Hilang

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

MITRAINDONESIANews.com, MAMUJU UTARA – Setelah menerima laporan dari Kabid Kedaruratan BPBD Pasangkayu hilangnya Firdaus (33) warga nelayan Bambaloka Kelurahan Baras Kecamatan Baras Kabupaten Mamuju Utara Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (25/8/2020).

Basarnas Mamuju langsung berangkatkan tim reaksi cepat menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian korban.

Kepala Basarnas Mamuju, Saidar Rahmanjaya mengatakan, korban dilaporkan berangkat melaut pada Senin (24/8/2020) pukul 13.00 Wita.

“Namun hingga saat ini, nelayan tersebut belum kembali bahkan sudah dilakukan upaya pencarian oleh nelayan setempat,” kata kepala basarnas Mamuju kepada Mitra Indonesia.

Dikatakan, nelayan setempat hanya menemukan perahu korban dengan posisi mesin menyala. “Diduga Firdaus terjatuh dan tenggelam di perairan Baras, Kabupaten Pasangkayu,”Ujarnya.

“Untuk mempermudah kordinasi dan pergerakan unsur SAR, maka akan dibentuk posko SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian.

Dari keterangan warga setempat, Andi Ansar mengatakan “Sebelum berangkat, mesin perahu milik Firdaus sempat mengalami kerusakan namun Firdaus tetap berangkat melaut dan setelah ditunggu hingga jauh malam Firdaus tidak kembali, kemudian disusul oleh dua orang keluarga dan keduanya menggunakan perahu masing-masing dan bahkan berupaya telah melakukan pencarian disekitar perairan Baras tetapi hasilnya, Firdaus tidak juga ditemukan sehingga kejadian ini telah dilaporkan ke pihak Basarnas agar segera membatu melakukan pencarian terhadap nelayan Firdaus yang hilang ,”jelas warga.

Hal itu juga disampaikan Istri Firdaus, Nur Azika kepada wartawan mengatakan “Saat akan berangkat melaut, mesin perahu Firdaus sempat bermasalah kerna mengalami kerusakan namun Firdaus tetap saja berangkat melaut dan pada hari senin malam sekitar pukul 19.00 Wita telah di lakukan pencarian oleh dua orang keluarga masing-masing menggunakan perahu dan sekitar pukul 23.30 Wita Keduanya pulang dan tidak menemukan tanda tanda dimana keberadaan Firdaus ,”Kata Nur Azika.

Nur Azika juga menjelaskan “Pada hari selasa 25 Agustus 2020 sekitar pukul 06.00, beberapa nelayan bambaloka berangkat menggunakan perahu untuk melakukan pencarian tetapi sampai saat ini belum juga didapatkan informasi tentang Firdaus yang hilang dan kami keluarga sangat berharap semoga Firdaus dapat ditemukan dalam keadaan baik baik saja ,”Tutur Nur Azika, Istri Firdaus

(Subhan/Red)