Mengidap Penyakit Langka, Keluarga Reza Berharap ada Perhatian Pemda Lombok Tengah

Mengidap Penyakit Langka, Kelurga Reza Berharap ada Perhatain Pemda Loteng
[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

MITRAINDONESIANews, Lombok Tengah – Reza Maulana (4) asal Dusun Pepekat Lauk, Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah ini mengidap penyakit langka. Kedua matanya membengkak, mengeluarkan nanah dan darah. Oleh karenanya, mengingat perekonomian kedua orang tua, sehingga membutuhkan uluran tangan pemerintah serta dermawan untuk biaya pengobatan.

Orang tua dari Reza yakni Izhar menyampaikan keluhan penyakit yang di derita anaknya itu bahwa, semakin hari, matanya anaknya itu terus membengkak mengeluarkan darah dan nanah. “Sampai sekarang saya tidak tau apa jenis penyakit yang di alami anak saya ini,” tuturnya Selasa 1 September 2020.

Izhar mengaku, awalnya saat Reza berumur 6 bulan, terdapat benjolan kecil di mata sebelah kiri. Benjolan itu, semakin lama, membesar dan mengeluarkan nanah juga darah. “Kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah dan para dermawan untuk bisa menyelamatkan anak saya,” kata dia.

Kondisi itu juga dibenarkan Kepala Dusun Pepekat Lauk M Zulhadi. Dia menuturkan bengkak di mata Reza Maulana berawal bagian mata sebelah kiri. Kemudian menjalar ke mata sebelah kanan.

“Ia memang penyakit yang di derita Reza hampir 4 tahun, tapi akhir-akhir ini penyakitnya semakin kelihatan parah hingga matanya mengeluarkan nanah dan darah,” ujar Zulhadi.

Pria yang sapaan nya Badai itu juga menjelaskan bahwa orang tua Reza bersama pemerintah Desa Batunyala sempat membawanya berobat ke Rumah Sakit Umun Daerah Praya. Namun karena kekurangan biaya, pihak keluarga memutuskan untuk merawat pribadi di rumah.

“Kami bawa ke Poli Mata Rumah Sakit Praya untuk mendapatkan perawatan, tapi sampai saat kami belum tau apa jenis penyakitnya. Waktu itu, dokter sempat menyarankan Reza untuk di rujuk ke RSUD Provinsi NTB, tetapi pihak keluarga tidak mampu membiayai pengobatannya, akhirnya memutuskan membawa pulang,” tuturnya.

Disatu sisi, Kepala Desa Batunyala H Zainudin mengatakan sudah mendapat informasi dari kepala dusun setempat dan langsung mendatangi rumah orang tua Reza untuk membawa Reza berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Praya.

“Sempat kita bawa ke RSUD Praya, namun kita masih kekurangan biaya karena akan di rujuk ke RSUD Provinsi NTB untuk di operasi,” ujar H Zainudin

Zainudin berharap, ada bantuan dari Pemda Lombok Tengah agar Reza di berikan bantuan baik berupa bansos atau di berikan kartu JKN KIS untuk berobat lebih lanjut kerumah sakit.

“Reza ini hidup di keluarga kurang mampu. Orang tuanya hanya kerja sebagai buruh tani musiman, jadi kami mohon kepada pemerintah daerah dan para donatur ikut meringankan beban keluarga ini agar dapat membiayai pengobatannya,” pungkasnya berharap. (*)