Tiga Oknum ASN Pesta Narkoba, Alasan Jeguk Istri Bupati

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

MITRAINDONESIANews, Medan – Tiga dari enam tersangka yang ditangkap Unit Idik 2 Sat Narkoba Polrestabes Medan, ternyata Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Aceh Tenggara.

Ketiganya diamankan karena tersandung kasus narkoba usai pesta pil ekstasi di salah satu lokasi hiburan malam di Medan,Sumatra Utara.

Ketiganya oknum masing-masing berinisial R, merupakan Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Z (43) Kabid Keuangan, dan S (52) salah satu Staff Sekretaris Daerah di Pemkab Aceh Tenggara.

Selain itu, tiga tersangka lainnya adalah warga asal Aceh yakni SEP (48), D (40) dan B (52). Sedangkan 2 orang wanita asal Medan ikut diamankan statusnya sebagai saksi.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, dan Kanit Idik 2, Iptu Arjuna Bangun saat ekspose kasus, Rabu (30/09/2020) mengatakan awalnya keenam tersangka datang ke Medan, pada Sabtu (26/09/2020) kemarin untuk menjenguk istri Bupati yang sakit.

Tapi setelah itu, kata Kapolrestabes Medan, malamnya keenam tersangka malah masuk ke lokasi hiburan malam dan membeli narkoba jenis ekstasi. Malam itu keenamnya ditemani dua orang wanita.

“Mereka membeli 6 butir ekstasi, dan mereka pakai ada yang 1 butir, ada yang setengah butir, ada yang seperempat butir sehingga ada tersisa 1 butir,” sebut Riko

Usai menikmati hiburan malam, Minggu (27/09/2020) dinihari keenamnya bersama dua wanita beranjak ke salah satu hotel. “Personel yang mendapat informasi ini kemudian melakukan surveilance (pengintaian),” katanya.

Sekitar pukul 04.30 WIB, petugas menghadang keenamnya sekaligus melakukan penggeledahan dan ditemukan 1 butir pil ekstasi. Lalu keenamnya bersama barang bukti dibawa ke Mako Sat Narkoba Polrestabes Medan.

“Setelah dilalukan tes urine keenamnya positif narkoba dan sudah kita tahan. Sedangkan 2 wanita negatif dan masih saksi,” tegas Kombes Pol Riko Sunarko.(*)