Polsek Percut Ringkus Residivis Komplotan Pencuri Becak Hantu

Polsek Percut Ringkus Residivis Komplotan Pencuri Becak Hantu

MITRAINDONESIANews, Medan Denai – Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan kembali meringkus dua tersangka komplotan pencuri becak hantu yakni berinisial JDDS alias Gonong (17) warga Jalan Elang Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai dan MS (17) warga Jalan Tirtosari, Kecamatan Medan Denai.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu JH Panjaitan kepada wartawan, Kamis (5/11/2020) malam mengatakan penangkapan para tersangka menindaklanjuti laporan korban Rizki Syahputra (33).

“Dalam laporannya, Sabtu (24/10) sekira pukul 12.00 WIB, korban datang ke mini market di Jalan Besar Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, untuk bekerja. Setibanya di lokasi korban memarkirkan sepeda motornya di depan mini market dengan kondisi stang terkunci, lalu korban masuk ke dalam,” ucapnya.

Usai bekerja sambungnya, korban tidak pulang ke rumah dan memilih tidur di tempat kerjannya.

Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 05.00 WIB, Rizki dibanguni temannya dan mengatakan sepeda motor korban telah raib.

“Korban bersama temannya mencari sepeda motornya, tapi tidak ditemukan. Selanjutnya korban dan temannya mengambil rekaman CCTV, lalu membawanya ke Polsek Percut Sei Tuan sekaligus membuat laporan,” sebutnya.

Lanjut Panjaitan, dengan adanya laporan korban petugas Tekab langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya petugas mengungkap identitas dan ciri-ciri tersangka curanmor tersebut.” Rabu (4/11/2020) malam kita meringkus keduanya di seputaran Jalan Padang/Simpang Rajawali Perumnas Mandala,” katanya.

Kata Kanit, saat diinterogasi kedua tersangka mengakui sudah sering mencuri sepeda motor.

Tekab kemudian membawa tersangka ke rumahnya masing-masing untuk pengembangan mencari barang bukti. Hasilnya petugas menemukan 3 sepeda motor jenis Honda Supra X, Yamaha RX King dan Yamaha Vixion hasil curian.

Pelaku berikut barang bukti dibawa guna diperiksa lebih lanjut.

“Namun dari hasil pemeriksaan dan interogasi, para tersangka sudah belasan kali melakukan pencurian sepeda motor di berbagai lokasi. Kedua tersangka juga mantan residivis dengan kasus serupa. Tersangka juga dikenal sebagai komplotan pencuri becak hantu,” tegasnya.(***)