Ada Apa Yah … Kadis Dinsos Kabupaten Gowa Resmi dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Gowa.

GOWA,MITRAINDONESIAnews.com – Ketua TIM Investigasi LSP3M GEMPAR INDONESIA Sulsel, Muslim resmi laporkan Kepa dinas Sosial Kabupaten Gowa Senin 16 November 2020

Atas dasar Laporan tersebut berdasarkan tanda bukti Penyampaian laporan No.001/ LP/PB/KAB/27.07/XI/2020,Dimana laporan tersebut Laporan dugaan pelanggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa Tahun 2020.

Menurut Amiruddin.SH Kr.Tinggi selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel,peristiwa yang dilaporkan atas dugaan pelanggaran Penimbunan sembako Bansos (Bantuan Sosial) oleh Dinsos Kabupaten Gowa ,bertempat di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Gowa dan di Gedung Diklat Kabupaten Gowa.

“iya benar waktu kejadian atau diketahui adanya Jumat Tanggal 13 Nopember 2020 Pukul 16.00 wita, yang dilaporkan atau sebagai terlapor adalah H.Syamsuddin Bidol( Kadis Sosial Kabupaten Gowa)”Ucap Amiruddin

Amiruddin juga mengatakan anggotanya melporkan kasus penumpukan sembako ini di karenakan dengan adanya ribuan paket sembako yang menumpuk di gedung dharma wanita dan gedung diklat kabupaten gowa yang di lakukan oleh dinsos kabupaten gowa

Dana Insentif Daerah (DID) diduga untuk kepentingan kampanye terselubung untuk Pasangan tertentu atau pasangan Calon Tunggal Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa,dimana bantuan Sosial tersebut adalah Program Jaringan pengaman Sosial (JPS) Kementerian Sosial yang seharusnya sudah selesai didistribusikan oleh Dinas Sosial kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19.

” FAKTA pendistribusian bantuan Covid 19 dikabupaten GOWA baru 1 kali masyarakat yang terkena dampak Covid 19 menerima sembako,kalau ada masyarakat dikabupaten Gowa menerima Sembako selama Covid itu menggunakan Dana Desa ( DD )” Ujar Amiruddin

Lanjut Amiruddin menjelaskan ,bahwa pada saat anggota LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel melakukan Investigasi Penjaga gedung tersebut sempat terekam dan terfoto, hal ini Foto tersebut dijadikan alat bukti di Bawaslu Kabupaten Gowa,

“Setelah kami melaporkan, kasat Intelkam polres gowa datang ke TKP Gedung Dharma,  hal ini wanita tersebut penjaga Gedung sempat melarang anggota Polres masuk diruangan tempat penyimpanan sembako yang ribuan karung ter susun, dan setelah penjaga gedung mengetahui bahwa yang datang itu adalah kasat maka, penjaga gudang sempat kaget dan kini kasat dan tim polres gowa langsung di berikan izin masuk digedung tersebut,tidak lama kasat Intelkam polres gowa ada dalam ruangan tempat sembako,tiba tiba datang tim pemenang salah satu pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yang bernama Ismail Bangsawan Dg.Bunga, adalah keluarga dekat calon bupati yang dikenal memiliki Posko Pemenangan Pasangan calon Bupati di Panciro Kabupaten Gowa”Pungkasnya

BACA JUGA BERITA TERBARU 

  1. Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN-PBB dan KTT RCEP
  2. Gandeng TNI-Polri, Basarnas, Pemprov Cek Kesiapan Hadapi Cuaca Ekstrem
  3. Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel soroti Pengawasan Penyaluran JPS di Kabupaten Gowa.

Ditambahkan lagi oleh Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel, tim investigasi curiga bahwa sembako yang ada dalam gedung Dharma wanita dan di Gedung Diklat persis sama bantuan Covid 19,paket tersebut antara lain:Beras,Gula,Ikan sarden,Indomi instan,minyak goreng,terigu dan Susu kaleng.

Amiruddin tersenyum sinis dengan cara cara seperti ini yang diduga dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gowa,dan penuh tanya, Kenapa bantuan sembako yang diduga anggaran Dana Insentif Daerah sebesar 12,3 milyar ( DID) dari pusat,nanti dibelanjakan membeli sembako pada saat waktu kampanye ,kenapa jauh sebelum dilakukan kampanye tidak dibagi habis kepada masyarakat yang terdampak Covid itu???

Amiruddin mengungkapkan kepada Bawaslu Kabupaten Gowa agar pembagian sembako yang dikelola oleh Dinas Sosial Kabupaten Gowa,agar ditunda dulu,nanti sesudah Pemilihan Bupati di Gowa tanggal 9 Desember baru dibagi,dan diharapkan ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel berharap agar polisi dalam hal ini polres gowa agar dapat melakukan penyelidikan dan pengawasan terhadap sembako di dua gedung tersebut,

“karena diduga ada penyalahgunaan wewenang dan jabatan dan penyalahgunaan dana Bantuan Covid 19 dari pusat,dan kami selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul akan melaporkan ke polda kepala dinas sosial Kabupaten Gowa secepatnya didepan awak media” Tutup Amiruddin  (an)

Editor Jay