LSP3M GEMPAR INDONESIA,Akan Melaporkan KPU Gowa

 

GOWA, MITRAINDONESIAnews.com – Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel Amiruddin.SH Kr Tinggi akan melapor KPU Kabupaten Gowa kepolisi.di Kejaksaan terkait penggunaan Anggaran pilkada karena diduga menyalahgunakan kewenangan jabatan dan diduga melakukan korupsi anggaran pemilu kada kabupaten Gowa.

Menurut Amiruddin. Anggaran pemilu kada kabupaten Gowa tahun periode 2020 2025 secara keseluruhan sebesar 77 milyar rupiah, dimana anggaran tersebut untuk KPU sebesar 55 milyar Rupiah,Bawaslu kabupaten gowa 12 milyar dan biaya pengaman 10 milyar rupiah.

Amiruddin mengatakan bahwa dugaan pelanggaran pilkada dikabupaten Gowa KPU tidak bekerja sebagai mana.mestinya selaku penyelenggara yakni tidak ada alat praga kampanye milik KPU terpasang dari 349 titik Pemasangan alat praga dari 18 kecamatan dan 167 desa dan kelurahan, yang ada hanya alat praga kampanye milik milik paslon nomor urut 2 yang memiliki gambar foto paslon nomor urut dua dan diberi tanda paku ke gambar paslon nomor urut dua sebelah kanan dan disebelah kiri ada kolom kosong,berarti alat praga kampanye yang terpasang disejumlah tidak di18 kecamatan 167 desa dan kelurahan adalah milik Paslon nomor urut dua bukan milik KPU Gowa.

Dikatakan Amiruddin kalau KPU mengklien bahwa alat praga kampanye yang terpasang diseluruh tidak yang ada tanda gambar paku yang tertancap gambar paslon nomor urut 2 sebelah kanan maka KPU selaku penyelenggara tidak profesional dan tidak netral,kalau alat praga kampanye yang terpasang diseluruh titik yang mempunyai tanda gambar paku yang yang tertancap digambar paslon nomor urut dua sebelah kanan bukan milik KPU, berarti penyelenggara Pilkada kabupaten gowa diduga kuat melakukan korupsi,karena ditentukan oleh KPU sendiri bahwa tempat pemasangan alat praga kampanye dikabupaten Gowa ada 349 titik.

Ditambahkan lagi Amiruddin, bahwa Bawaslu Kabupaten Gowa menerima anggaran pilkada 12 milyar untuk digunakan sebagai operasional untuk melakukan pengawasan kinerja KPU dalam pelaksanaan pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 dinilai oleh Amiruddin Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel tidak maksimal dalam melakukan pemantauan jalannya pemungutan suara.

Amiruddin menambahkan lagi bahwa LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel pernah mengajukan surat permohonan untuk jadi pemantau independen ke KPU Gowa tetapi pertimbangan KPU Gowa menolak LSP3M GEMPAR untuk jadi pemantau pilkada Gowa dengan alasan ada panwas kecamatan Somba Opu melapor bahwa LSP3M GEMPAR tidak netral berpihak ke kolam kosong,maka kami selaku masyarakat sekaligus kontrol sosial melakukan pemantauan pilkada Gowa tanggal 9 Desember 2020 selaku kontrol sosial menilai ada intervensi terhadap lembaga saya dianggap lawan dari petahana sehingga anggota kami tidak melakukan pemantauan secara maksimal jalannya pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020,bahkan kami selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel pernah didatangi oleh intel kodim Gowa dan beredar berita bahwa apabila ada Lsm Gempar melakukan pemantauan segera diusir dan tangkap.

Oleh nya itu kami selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel merasa tidak aman terhadap anggota kami yang melakukan pemantauan dilapangan dengan ancaman tersebut ,menurut Amiruddin.SH Kr.Tinggi anggotanya melakukan pemantauan secara independen semata mata ingin melihat pilkada Gowa tanggal 9.Desember jujur, adil bebas,rahasia dan menduga penyelenggara pilkada Gowa dalam hal ini KPU berjalan sesuai kehendaknya tidak berjalan normatif dan Bawaslu Kabupaten Gowa seharusnya berterima kasih adanya lsm yang membiayai dirinya sendiri untuk melakukan pemantauan jalannya pemungutan suara dikabupaten Gowa,bukan mengancam berbicara dimedia online,mengatakan kalau ada lsm mengatakan dirinya pemantau dan mencaplok nama Bawaslu akan dilaporkan ke yang berwajib,ada apa Bawaslu berbahasa seperti itu,kami tidak pernah mencaplok Sebagai Bawaslu,hanya memasang logo Bawaslu dalam kartu pemantau di bagian bawah kartu yang berlogo LSP3M GEMPAR INDONESIA sebagai Mitra Bawaslu,mitra polisi,mitra kejaksaan dan mitra KPU. tutupnya.( *)