Ini Pesan H.Abdullah “Tabung Gas LPG Jangan di Bawah Keluar dari Pulau Sebatik

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

 

SEBATIK, MITRAINDONESIA news .com – Tim media telah mendatangi salah satu pangkalan HJ BINTI desa sungai pancang mendapatkan stok tabung dari Agen PT SEBATIK ISLAND FLOWERS sebanyak 400 tabung setiap kali penditsribusian jatah untuk satu KK satu tabung melon.untuk tabung LIGHT BRIGHT agak kesulitan mendapatkannya PT sebatik island flower untuk mensapla 31 pangkalan ujarnya. Sabtu 19/ 12/20202

Dan permasalahan Angkutan dari tarakan yang sering terlambat sehingga stok tabung gas lpg sempat habis baru sampai dipulau sebatik pasalnya perjalanan kapal LC untuk membawa tabung gas dari balikpapan itu mengambil waktu beberapa hari baru tiba di pelabuhan tarakan kalimantan utara PT sebatik island flower kecamatan sebatik utara kabupaten nunukan kaltara.

Mendapat jatah tabung gas 3 kg sebanyak 45.360 perbulan terelisasi 36.960 tabung gas 3 kg ujar H abdullah supaya tidak lambat pengisian ulang tabung gas tersebut dimana pengisian ulang masih di balikpapan itu hambatan kita selaku agen untuk memenuhi kebutuhan masyakat pulau sebatik yang berbatasan lansung dengan negara tetangga malaysia.

Diharapkan pengisian tabung LPG sudah bisa dilakukan di tarakan salah satunya agar ada SPBE yang beroperasi ditarakan dan kepada mentri BUM agar bisa secepatnya meluluskan agar untuk lebih mudah angkutan dari tarakan kepulau sebatik kabupaten nunukan kaltara untuk kebutuhan bahan tersebut tidak menunggu lama untuk pengisian ulang tabung LPG yang sudah kosong ujar H abdullah

seterusnya H abdullah berpesan kepada pangkalan pangkalan yang terdaptar perusahannya sebanyak 31 pangkalan di distribusikan setiap bulan agar tidak menyalahi aturan atau memberikan pada pengepul untuk dibawa keluar dari pulau sebatik itu sama sekali tidak bisa dibiarkan sama sekali itu adalah jatah warga pulau sebatik.dan jika itu berlaku ada melakukan atau membawa gas melon keluar dari sebatik sanksinya sangat berat dan bisa di pidanakan sesuai aturan UU MIGAS.di negara republik indonesia ujarnya

sekali lagi dipesan para pedagang di pulau sebatik jangan ada bermain main tentang perdagangan tabung LPG dan dibawa keluar dari pulau sebatik itu sudah melakukan kesalahan besar sekali jika ada yang coba coba melakukan untuk mencari keuntungan yang lebih besar kerana tabung gas tersebut sudah ada harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah lebih lagi jika tidak memiliki izin menjual migas dari instansi yang mengeluarkan rekomendasi migas dari kabupaten nunukan. (Sahabuddin)