KKBS-Bersatu Salurkan Bantuan di Dua Lokasi Kebakaran Rumah

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

 

AJATAPPARENG, MITRSAINDONESIAnews.com – Setelah menerima laporan tentang adanya kejadian kebakaran rumah, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) organisasi Kerukunan Keluarga Bugis Sedunia (KKBS-BERSATU) mengunjungi lokasi kebakaran rumah pada dua tempat kejadian yang berbeda guna menyantuni korban.

Kebakaran Rumah panggung yang terjadi pada Kamis, 24/12-2020 sekitar pukul 09.00 Wita di Palla Bessie Kelurahan Bangkai Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan.

Dalle (45) dan Ratna istrinya (45) adalah pemilik rumah yang terbakar kini menanti kepedulian sesama warga utamanya pihak pemerintah daerah setempat agar bisa membatu guna mengurangi beban yang dialaminya.

Pada kejadian itu, Dalle mengalami luka bakar dibagian kepala yang memerlukan perawatan medis, sementara kerugian material berupa barang barang berharga milik korban ludes dilalap si jago merah.

Tidak hanya itu, perhiasan Emas seberat 25 gram dan uang tunai sebanyak Rp:10,000,000 (Sepuluh Juta Rupiah) milik korban ikut terbakar sehingga kerugian yang timbul disebabkan kebakaran itu ditaksir mencapai 130-an Juta Rupiah.

Dari laporan kronologis kejadian diterima wartawan mitraindonesianews.com diperoleh keterangan dari sumber kepolisian Sektor (Polsek) Watang Pulu sebagaimana dijelaskan Kapolsek Watang Pulu, IPTU HAMZAH LM mengatakan “Sekitar 15 menit sebelum kejadian, Ratna pemilik rumah berangkat ke pasar sementara Dalle suaminya sedang mengelas di bawah rumahnya dan pada saat Dalle mengelas ketika itu, tiba-tiba ada api menyala dan sudah membesar di bagian tengah rumah yang muncul dari kamar ada api di perkirakan bersumber dari arus pendek listrik ,”Kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menjelaskan “atas kejadian tersebut masyarakat menelpon pemadam kebakaran dan sekitar pukul 09:25 Wita, api pun berhasil di padamkan oleh tiga Unit mobil pemadam kebakaran dibantu oleh aggota Polsek Watang Pulu serta anggota koramil Watang Pulu dan masyarakat sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP.) dan atas kejadian tersebut di perkirakan korban mengalami kerugian Sekitar Rp. 130.000.000 ( seratus tiga puluh juta rupiah ) ,” Jelas IPTU HAMZA LM, Kapolsek Watang Pulu.

Sementara itu, ditengah derasnya hujan mengguyur, sebuah rumah milik Hamsia istri Almarhum Ruslan warga jalan Takkalao RT 003 RW 003 Kelurahan Bukit Indah Kecamatan Soreang Pare Pare Sulawesi Selatan Ludes Terbakar, Selasa 29/12-2020 sekitar pukul 08:30 Wita.

Kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik akibatnya, korban Hamsia terpaksa numpang sementara di rumah martua.

Atas kebakaran tersebut, diperkirakan korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Kurang lebih 75 juta rupiah. Tak ada harta benda yang tersisa namun yang terlihat hanyalah puing puing sisa bangunan yang terbakar.

Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa namun Hamsia berharap adanya uluran tangan dari sesama warga utamanya dari pemerintah untuk membantu guna meringankan beban atas musibah yang di alaminya.

“Saya berharap semoga ada kepedulian dari sesama warga yang bisa membantu saya dan tentunya saya berharap sekali semoga ada bantuan dari pemerintah mengingat keadaan saya saat ini hanya bisa numpang sementara di rumah orang tuanya Almarhum Ruslan, suami saya ,”Ucap Hamsiah beruai air mata.

KKBS-Bersatu.dalam kegiatan kemanusiaan itu, terlihat hadir, Syamsul (Wakil Ketua Umum) KKBS-Bersatu, Irwan Rusli Sekjen KKBS-Bersatu dan Linda, Bendahara dan tak ketinggalan beberapa anggota pengurus DPP KKBS-Bersatu dan salah satunya, Sappe Angka juga turut menyerahan bantuan kepada korban.

Syamsul saat dimintai tanggapan, kepada wartawan mengatakan “Kami para pengurus DPP dan DPD serta anggota KKBS-Bersatu selalu memandang bahwa, setiap dampak musibah tentu memerlukan perhatian serta kepedulian dari kita sesama manusia dan setiap musibah adalah merupakan kewajiban kita untuk peduli dan perlu memberikan perhatian terhadap orang orang yang sedang tertimpah musibah ,”Kata Syamsul.

Laporan Reporter (ARNI/SALEH).