Kadis Pendidikan Soppeng Mengapresiasi Program Sekolah Penggerak, Ini Harapanya

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

MITRAINDONESIANews, Soppeng – Berdasarkan straregis kementerian pendidikan dan kebudayaan (Renstra-Kemendikbud) 2020/2024. bahwa salah satu agenda pembangunan pendidikan adalah peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan melalui program sekolah penggerak, merupakan program yang bertujuan menciptakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. dengan mewujudkan profil pelajar pancasila dengan fokus kepada kompetensi kongnitif (Literasi dan Numerasi). serta non kongnitif (Karakter) yang di awali dengan peningkatan kepada kapasitas guru kepala sekolah, dan pengawas.

Kementerian pendidikan dan kebudayaan telah melakukan sosialisasi program sekolah penggerak keseluruh provinsi dan kabupaten kota. berdasarkan beberapa pertimbangan termasuk kesanggupan dan komitmen pemerintah daerah, maka program sekolah penggerak akan di laksanakan secara bertahap. Mulai tahun 2021 akan di laksanakan di (34) provinsi dari (110) kabupaten kota dan (2.500) satuan pendidikan yang mencakup jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB.

Program sekolah penggerak akan di laksanakan dengan lima intervensi yang saling terkait dan tidak bisa di pisahkan yaitu, pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai dengan nilai-nilai pancasila, perencanaan berbasis data, dan digilitas sekolah.

Manfaat program sekolah penggerak bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi SDM sekolah, mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah, efek multiplier dari sekolah penggerak ke sekolah lainya. dan peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan.

H. Muh. Asis selaku kadis pendidikan kabupaten soppeng mengungkapkan kepada awak media di ruang kerjanya selasa, (29/12/2020).

Kami sangat mengapresiasi program sekolah penggerak karena di situ nantinya akan lahir para guru-guru yang kreatif, inofatif dan memiliki wawasan yang luas dan kita arahkan indikasinya juga sangat tinggih terhadap peningkatan pendidikan di kabupaten Soppeng, karena sekolah penggerak ini akan lahir guru yang bergerak yaitu guru yang selalu mencari cara bagaimana ada inovasi sehingga dia kreatif, dan sifatnya ini adalah program nasional Kemendikbud, dan kabupaten Soppeng ini tahap pertama lolos dan hanya lima kabupaten di Sulsel dari 514 kabupaten, pertama kota Makassar, Takalar, Soppeng, Sidrap, dan Pinrang.

“dan harapan kita untuk kedepanya, guru yang bergerak ini bisa mengimplementasikan pengetahuanya karena pasti mereka memiliki nilai lebih. karena Soppeng memiliki 100 lebih guru penggerak lagi yang lolos, dan kami inginkan guru ini membimbing lagi guru yang lain sehingga pengetahuan bisa di atas rata-rata dan soppeng kedepanya akan lebih eksis dan lebih bermutu. ‘Harapnya.

Laporan: FM