Masyarakat Minta Polda Sumut Tangkap Bandar Togel Ramses Simanjuntak.

 

SUMUT,MITRAINDONESIAnews.com – Maraknya judi togel di simalungun semakin meresahkan masyrakat, hal ini dikarenakan pihak kepolisian belum berhasil menangkap para bandar togel yang ada, justru yang terlihat selama ini pihak kepolisian yakni polres simalungun hanya menangkap para juru tulisnya saja. Hal ini dikatakan T Sihombing disala satu warung kepada awak media,Ia meminta jangan dibuat nama aslinya sabtu(16/1/21).

Ia mengatakan bahwa judi tebak angka jenis togel saat ini semakin marak dan bebas beroperasi, bahkan yang diduga sebagai bandarnya masih tetap yang diduga bernama Ramses simanjuntak.

Ditambahkannya lagi, “Akibat maraknya judi togel di Kabupaten Simalungun ini kami sangat kuatir akan semakin banyak anak muda dan masyarakat kampung ini yang ikut-ikutan membeli atau bermain judi tebak angka itu, maka untuk itu kami sangat berharap kepada polda sumut dan kapolres simalungun untuk segera mungkin melakukan penangkapan dan pembasmian segala bentuk perjudian di simalungun ini” tegas T. Sihombing.

Sementara ditempat terpisah R.sinaga juga mengatakan bahwa didaerahnya di kecamatan tanah jawa praktek judi togel masih bebas, menurutnya modus operasinya biasanya di sebuah warung kopi atau warung tuak di sebuah kampung disitulah juru tulis dan pembeli bertransaksi dengan modus sambil memesan minuman.

“kami sebagai masyarakat agar segeralah pihak polda sumut dan polres simalungun berperan aktif untuk menangkap dan menutup judi togel di kampung kami ini Pak”

Menurut sumber bahwa aktivitas judi togel Ramses Simanjuntak, memakai juru tulisnya, di pane tonga Roni, di tiga balata Marudut,Nagojor Manalu,pekan Tanah jawa Arjo dan masih banyak lagi yang sampai saat ini belum tersentuh pihak Polres Simalungun pak.

“Kalau di sidamanik ada syaiful itulah yang kuingat bang dan banyak lagilah sebenarnya” ucapnya.

Sampai berita ini diterbitkan terduga bandar togel Ramses simanjuntak belum berhasil dimintai tanggapanya atas adanya peryataan masyarakat yang menduga mereka sebagai bandar togel yang masih bebas melakukan aksinya di Simalungun.( *)