Lampu Jalan Padam LSM Pemantik Pertanyakan PPJ

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

 

TAKALAR, MITRAINDONESIAnews.com – Lampu penerangan jalan yang sudah sekian lama tidak menyala semakin tidak jelas , alat pengukur dan pembatas ( APP ) sampai saat ini belum dipasang oleh pihak PLN karena tunggakan belum diselesaikan oleh Pemda takalar.rekening listrik penerangan jalan umum (PJU) bulan Maret 2021 kurang lebih Rp.607 Juta dan secara logika ini sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak di bayarkan karena ada dana PPJ yang dipungut oleh pihak PLN melalui tagihan listrik sebesar 10 persen dari jumlah tagihan per pelanggan se PLN rayon takalar

Ketua LSM pemantik Rahman Suwandi sangat sayangkan kenapa sampai sekarang lampu jalan belum menyala padahal ada dana PPJ khusus untuk dipakai membayar rekening lampu jalan, kemana itu dana ppj sekitar Rp.640 Juta untuk ppj bulan Maret 2021.tidak ada alasan Pemda menunggak dan tidak membayarkan tagihan listrik penerangan lampu jalan dan apa pun birokrasinya lampu jalan harus tetap menyala dan kalo dalam waktu dekat Pemda tidak membayar tunggakan rekening lampu jalan maka kami dari LSM pemantik akan melaporkan ke Aparat penegak hukum ( APH)

Sekda Takalar H.Arsyad Taba lempar tanggung jawab ke bagian umum justru bagian umum lempar lagi ke bidang anggaran, dan anggaran rekening Lampu jalan yang ada dibagian umum cuma 2 bulan hanya untuk pembayaran bulan Januari dan Pebruari 2021 .

Sementara Kepala bidang anggaran Pemda takalar Pemda takalar Pada saat dihubungi lewat telpon menyampaikan bahwa lampu jalan tanggung jawab bagian umum mereka tidak bisa mengelak jadi soal tunggakan rekening lampu jalan silahkan tanya bagian umum dan khusus PPJ atau pajak penerangan jalan kami di bidang anggaran tidak pernah ketahui, karena hasil pemotongan PLN transfer ke Kas daerah dan PPJ sesuai regulasi yang ada menjadi sumber pendapatan asli daerah ( PAD ) lanjut Kabid asset Pemda takalar.
Kami jadi bingung kemana hilangnya pajak penerangan jalan yang tiap bulan dipotong dari uang rakyat melalui rekening listrik tutup Rahma

* Ombel *