Jelang Ramadhan 1442 H, Pengurus IPIM Bulukumba Ikuti Pembekalan Imam Masjid di Sudiang

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

Makassar,- mitraindonesianews.com – Menyambut bulan suci ramadhan 1442 H Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Yayasan Halal Center menggelar silaturahmi dan pembekalan imam masjid di aula wisma Shafa, Asrama Haji Sudiang Makassar selama 2 hari, terhitung 10 – 11 April 2021.

Peserta pada pembekalan tersebut perwakilan 24 kabupaten kota se Sulsel terdiri dari imam dan pengurus inti IPIM daerah.

Hadir pula Kasi Bina Lembaga dan Sarana dan Prasarana KUA H. Sawedi mewakili Kepala kantor Kementerian Agama provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya ia menyampaikan, saat ini Menteri Agama sedang menggagas sebuah program yaitu revitalisasi KUA dimana KUA itu menurut alur pemikiran pak Menteri Agama itu dijadikan sebagai KUA Pusaka yang artinya kantor urusan agama pusat layanan keagamaan dimana imam itu ada didalamnya.

Kesempatan tersebut ia menyampaikan harapannya kepada para kepala KUA pada peningkatan kompetensi imam masjid.

“Diharapkan kepada Kepala kantor urusan agama itu nanti bisa mengambil peran untuk menjalankan fungsinya melakukan kegiatan yang mengarah pada peningkatan kompetensi para imam masjid,” jelasnya.

Terkait dengan kegiatan peningkatan kompetensi imam masjid tentu tidak lepas dari anggaran, H. Sawedi menyebut, kalaupun biaya mungkin bukan dari kepala KUA atau bisa nanti kami berupaya untuk bagaimana supaya ada BOP di kantor urusan agama yang bisa membackup kegiatan kegiatan keagamaan sehingga peningkatan kompetensi imam bisa masuk disitu.

“Kemungkinan besar juga bisa kami bicarakan melalui pimpinan nanti bekerja sama dengan seksi kemasjidan siapa tau mungkin ada program-program yang terkait dengan itu bisa sharing cost melakukan kegiatan peningkatan kompetensi imam,” pungkasnya.

H. Sawedi lebih lanjut mengatakan, bisa berafiliasi dengan bidang bimbingan masyarakat Islam dibawah Kantor Urusan Agama Bina Lembaga karena di kantor KUA itu berdasarkan PMA 34 tahun 2016 di pasal 3 ayat 1 kantor urusan agama itu memiliki fungsi bimbingan layanan kemasjidan.

Ketika berbicara tentang kemasjidan menurut H. Sawedi, tentu akan erat kaitannya dengan kemakmuran masjid dan salah satu unsur yang bisa membuat masjid itu makmur adalah imam yang memiliki kompetensi yang memadai.

Senada dengan hal tersebut, Abd. Halim Amsur peserta asal IPIM Kab. Bulukumba, kalau kompetensi imam di sebuah masjid itu mumpuni tentu akan mempengaruhi kemakmuran masjid.

“Jangan karena kita sudah berstatus imam masjid lalu tidak lagi mau belajar, justru semakin giat untuk terus belajar meningkatkan kompetensi,” ungkap Halim yang juga berprofesi sebagai penyuluh agama Islam Kelelahan Tanah Beru Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba.(Ridho Ridwan)