Diduga KSM Salokaraja Kerjakan Proyek Tidak Sesuai Bestek

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

Soppeng, mitraindonesianews.com – Pekerjaan Proyek rabat beton dengan sumber anggaran Dana Alokasi Umum (DAU), sebesar Rp.205,116, 510, 00- dengan Volume kurang lebih panjang 241-M yang dikerjakan secara swakelola melibatkan pihak pelaksana kegiatan KSM Salokaraja.

Obyek kegiatan yang berlokasi di jalan pekuburan RT2/RW1, kelurahan Salokaraja Kecamatan Lala Bata Kabupaten Soppeng sulawesi selatan (Sulsel) yang di anggarkan dan dikerjakan pada tahun lalu, 2020.

Dari hasil pantauan wartawan di lapangan dan di sepanjang jalan ditemukan hasil kerja proyek tersebut banyak mengalami kerusakan.

Pihak KSM Salokaraja, kabupaten soppeng selaku pelaksana kegiatan patut dimintai keterangan terkait pekerjaan proyek “tidak sesuai bestek dan diduga di kerjakan sebatas kerja asal jadi”.

Nurdin tola selaku ketua KSM Salokaraja saat di hubungi awak media melalui via whatsapp-nya dengan balasan yang singkat “iye nri, itu yang terkelupas lapisan atas karena belum matang sudah di lewati kebetulan ada pengantin,” balas Nurdin singkat.

Dengan demikian, jawaban Nurdin hanya yang menyangkut proyek nya yang terkelupas di bagian atasnya saja sedangkan keretakan proyek tersebut yang nampak terbelah belum ada jawaban dari Nurdin selaku Ketua KSM Salokaraja.

Reporter : Firman