Pekerjaan Jalan Beton Cikoang-Laikang Gagal Konstruksi

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Bacakan "] [responsivevoice_button voice="#" buttontext="Stop"]

 

TAKALAR,MITRAINDONESIAnews.com – Pekerjaan jalan beton di desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Proyek pekerjaan ruas jalan betonisasi dijalan poros Cikoang-Puntondo tersebut yang dikerjakan PT.Valantey, juga diketahui Volume 1.250×5 dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2021 yang dipergunakan pada pekerjaan betonisasi di Desa Laikang, dengan total anggaran Rp. 4.406.800.000 diduga gagal konstruksi, pasalnya jalan rabat beton baru berusia seumur jagung sudah mulai patah dan retak. Sabtu,(5/6)

Faktor penyebab kegagalan konstruksi ini pada dasarnya sangatlah luas tergantung aspek yang dilihat. Pekerjaan Kontruksi jalan beton Ruas Cikoang – Puntondo diduga tidak sesuai Spek.
Mulai dari sistem pengawasan, tidak dilakukan penyiraman, instalasi produksi tidak tepat, hingga menyebabkan kerusakan jalan sampai ada beberapa titik yang patah mulai dari bawah sampai keatas

Bentuk dan penyebab kerusakan jalan beton yang terjadi di ruas jalan bentuknya pun sangat beragam, mulai dari retak-retak (cracking), faktor penyebab perkerjaan jalan beton mengalami kegagalan konstruksi karena dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi Tehcnik dan rencana anggaran biaya (RAB).

Menurut sumber informasi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada awak media ini dilapangan, “selain itu sebelum pengecoran juga ada ratusan meter pak’ tanpa menggunakan plastik dan tidak dilakukan penyiraman pak’. ” Ucapnya.

Kurangnya pengawasan dari pihak terkait merupakan tolak ukur untuk mencapai mutu serta kualitas pekerjaan yang diinginkan, serta meminimalisir kemungkinan kegagalan kontruksi

Ombel